Buku ini menghadirkan
rangkaian kisah yang menggugah tentang manusia dan batas-batas
kemanusiaannya—tentang bagaimana cinta, kehilangan, rahasia, dan harapan saling
bertaut di tengah dunia yang terus berubah. Melalui berbagai tokoh dengan latar
dan konflik berbeda, pembaca diajak menyusuri perjalanan hidup yang
berlapis-lapis: dari desa terpencil yang menyimpan misteri besar, perjuangan
seorang perempuan mempertahankan keluarganya, hingga kegelisahan seorang anak
yang pulang ke rumah demi mencari ketenangan yang lama hilang.
Setiap cerita memotret
pergulatan batin yang dekat dengan kehidupan sehari-hari: ketakutan akan
kehilangan, cinta yang diuji keadaan, hubungan orang tua dan anak yang tak
pernah sederhana, serta keberanian untuk membuat keputusan besar meski dunia
seakan tidak memberi ruang. Ada rahasia yang mengancam, ada luka yang sulit
disembuhkan, namun di tengah itu semua selalu tersisa harapan—meski tipis,
meski hampir padam.
Dengan alur yang
mengalir, suasana yang kuat, dan emosi yang mudah meresap, buku ini mengajak
pembaca merenungkan kembali arti pulang, arti bertahan, dan arti menjadi
manusia di tengah badai yang tak terlihat. Sebuah karya yang menyatukan drama,
misteri, dan kehangatan dalam satu perjalanan emosional yang memikat.
Buku “Kecerdasan Buatan untuk Pembelajaran Bahasa Inggris
bagi Penyandang Tunawicara” menawarkan eksplorasi komprehensif mengenai
bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat mentransformasi proses belajar bagi
peserta didik yang menghadapi hambatan berbicara. Dalam konteks pendidikan
inklusif, tunawicara sering kali mengalami keterbatasan akses terhadap
pembelajaran bahasa Inggris karena minimnya dukungan komunikasi verbal.
Kehadiran Kecerdasan Buatan mulai dari Natural Language Processing
(NLP), sistem tutoring cerdas, hingga teknologi Augmentative and Alternative
Communication (AAC) menghadirkan peluang baru untuk menciptakan
pengalaman belajar yang lebih adaptif, responsif, dan memberdayakan.
Melalui pembahasan yang sistematis, buku ini menguraikan
karakteristik linguistik, kognitif, sosial emosional, dan akademik pembelajar
tunawicara, sekaligus menjelaskan bagaimana berbagai teknologi kecerdasan
buatan dapat mengatasi hambatan komunikasi secara efektif yang dapat memberikan
wawasan praktis bagi pendidik dan pengembang teknologi.
Dirancang sebagai rujukan akademik dan profesional, buku ini
sangat relevan bagi guru, mahasiswa, peneliti, pemerhati disabilitas, serta
pihak yang ingin memahami penerapan kecerdasan buatan secara etis dan strategis
di ruang belajar inklusif.
Buku ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan ilmu
linguistik dan bahasa Inggris yang lebih setara, humanis, inklusif, dan berkeadilan bagi penyandang
tunawicara.
Buku “Pembelajaran Berbasis Educational Robotic:
Vektor” menghadirkan pendekatan baru dalam memahami materi vektor
secara lebih nyata dan kontekstual melalui pemanfaatan media robot mBot. Dengan mengintegrasikan
langkah-langkah model inkuiri terstruktur, buku ini dirancang untuk membimbing
peserta didik dalam mengeksplorasi konsep fisika tidak hanya secara teoretis,
tetapi juga melalui pengalaman langsung yang menarik dan bermakna.
Lebih
dari sekadar memahami konsep, buku ini juga bertujuan untuk menumbuhkan
keterampilan esensial abad ke-21, khususnya computational
thinking. Melalui aktivitas pemrograman blok dan pengamatan gerak robot,
peserta didik diajak untuk menganalisis masalah, merancang solusi, dan berpikir
logis secara sistematis. Pendekatan ini memberikan nilai tambah dalam
pembelajaran karena menggabungkan unsur kognitif, afektif, dan psikomotor
secara seimbang.
Buku ini
sangat cocok digunakan oleh pendidik dan peserta didik tingkat SMA dalam rangka meningkatkan
pemahaman materi fisika, khususnya vektor, sekaligus menyiapkan siswa
menghadapi tantangan pembelajaran abad modern yang berbasis teknologi dan
kreativitas.

Buku “Remaja Sehat Awal Pencegahan Stunting” merupakan panduan edukatif yang
dirancang untuk meningkatkan pemahaman remaja, khususnya remaja putri, dalam
mempersiapkan diri sebagai generasi sehat bebas stunting. Buku ini menjelaskan
bagaimana masa remaja merupakan periode kritis yang menentukan kualitas
kesehatan generasi berikutnya, karena remaja putri adalah calon ibu yang kelak
menentukan status gizi dan tumbuh kembang anak. Berbagai isu penting seperti
anemia, kekurangan gizi, pernikahan dini, dan pola hidup tidak sehat diulas
secara komprehensif.
Buku ini
mendorong perubahan perilaku melalui edukasi tentang konsumsi tablet tambah
darah, nutrisi seimbang, aktivitas fisik, dan gaya hidup bersih dan sehat.
Materi disampaikan dengan pendekatan komunikatif dan berbasis konteks kehidupan
remaja sehari-hari, sehingga mudah dipahami dan aplikatif.
Buku ini
sangat bermanfaat bagi remaja, guru, pendidik kesehatan, serta orang tua
sebagai sumber belajar untuk mendukung program pencegahan stunting sejak dini
dan mewujudkan generasi emas Indonesia yang cerdas, sehat, dan produktif.
