Ekoteologi Islam dan Wirausaha Berwawasan Lingkungan
Meskipun
saling bergantung, perilaku manusia kerap memicu kerusakan lingkungan melalui
pencemaran yang berdampak buruk pada kualitas hidup. Dari sudut pandang
ekoteologi Islam, prinsip seperti tauhid, khalifah, dan al-‘adl menjadi
landasan moral untuk membentuk perilaku yang adil dan bertanggung jawab
terhadap alam. Prinsip keberlanjutan ini beririsan langsung dengan sektor UMKM
yang membutuhkan sumber daya fisik maupun nonfisik. Berlandaskan aspek
lingkungan, sosial, ekonomi, tata kelola, dan relasi, keberlanjutan UMKM
mengedepankan hubungan simbiosis mutualisme dengan alam. Secara mikro,
wirausaha memperkuat ekonomi keluarga dan potensi lokal, sementara secara makro
berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional serta pengurangan kemiskinan.
Buku
ini juga mengulas kompleksitas dampak limbah yang mencakup ranah hukum,
kesehatan, hingga reputasi dan keberlanjutan usaha. Untuk mengatasi hal
tersebut, dipaparkan berbagai metode pengolahan limbah sesuai jenisnya, mulai
dari pengomposan limbah organik (3R), pengolahan limbah cair secara fisika,
kimia, dan biologi, hingga penanganan limbah B3 melalui insinerasi atau
stabilisasi. Pengelolaan limbah yang tepat terbukti membawa manfaat besar bagi
sektor ekonomi, sosial budaya, dan kesehatan. Pada akhirnya, buku ini menegaskan
bahwa limbah yang dikelola secara bijak tidak hanya mencegah kerusakan
lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah bagi kehidupan manusia.
Judul : Ekoteologi Islam dan Wirausaha Berwawasan Lingkungan
Penerbit : PT Nasya Expanding Management (Penerbit NEM)
ISBN : Sedang Proses
Penulis : Prof. Dr. Susminingsih, M.Ag., dkk.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : xii + 356 halaman
Harga : Rp130.300,00
PEMBELIAN BUKU:











1.jpg)
